Kuliah Jumat Kelas IX-B Matsanda Ajak Siswa Berhenti Menghakimi dan Fokus Memperbaiki Diri
Kota Cirebon (Kemenag) - Menanamkan sikap rendah hati dan membangun kesadaran untuk terus memperbaiki diri menjadi pesan utama dalam kegiatan Kuliah Jumat (Kuljum) yang dilaksanakan oleh kelas IX-B MTsN 2 Kota Cirebon, Jumat, 6 November 2026. Mengangkat tema “Jangan Sibuk Menilai Orang sampai Lupa Memperbaiki Diri Sendiri”, kegiatan ini disampaikan oleh tiga peserta didik, yaitu Wardatul Intania, Shofatun, dan Sekar Ningrum.
Dalam penyampaiannya, para pemateri mengajak teman-teman mereka untuk merenungkan kebiasaan yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari, yakni mudah melihat dan menilai kekurangan orang lain, tetapi terkadang lupa mengevaluasi kekurangan diri sendiri. Padahal, sebelum memberikan penilaian kepada orang lain, setiap orang perlu terlebih dahulu melihat dan memperbaiki perilakunya sendiri.
Mereka juga mengingatkan bahwa apa yang terlihat dari seseorang belum tentu menggambarkan keseluruhan keadaan yang sebenarnya. Seseorang tidak seharusnya terburu-buru memberikan penilaian hanya berdasarkan apa yang dilihat atau didengar. Sikap tersebut perlu dihindari agar tidak menimbulkan prasangka, kesalahpahaman, maupun kebiasaan merendahkan orang lain.
Pesan tersebut diperkuat dengan ajaran Islam dalam Surah An-Najm ayat 32 yang mengingatkan manusia agar tidak menganggap dirinya paling suci. Allah Swt. lebih mengetahui siapa di antara hamba-Nya yang benar-benar bertakwa. Ayat ini menjadi pengingat bahwa manusia tidak memiliki alasan untuk merasa paling baik, paling benar, atau paling suci dibandingkan orang lain.
Melalui materi tersebut, para pemateri mengajak siswa untuk mengubah kebiasaan membandingkan diri dan sibuk mencari kekurangan orang lain menjadi semangat untuk terus belajar menjadi pribadi yang lebih baik. Introspeksi diri perlu dilakukan agar setiap orang mampu mengenali kekurangan, memperbaiki kesalahan, dan meningkatkan kualitas perilakunya.
Selain itu, menjaga ucapan menjadi salah satu hal penting yang ditekankan dalam penyampaian materi. Ketika menemukan kesalahan orang lain, siswa diingatkan agar tidak langsung mencela atau mempermalukan. Apabila memang perlu memberikan teguran, hendaknya disampaikan dengan cara yang baik, santun, dan tidak menyakiti perasaan.
Pesan yang disampaikan dalam Kuljum kali ini mengandung pelajaran sederhana tetapi mendalam: memperbaiki diri jauh lebih bermanfaat daripada terus-menerus membandingkan diri dengan orang lain. Sikap rendah hati, kemampuan mengendalikan ucapan, dan kemauan untuk introspeksi merupakan bagian penting dalam membangun hubungan yang harmonis dengan sesama.
Melalui kegiatan Kuliah Jumat, MTsN 2 Kota Cirebon memberikan ruang kepada peserta didik untuk belajar menyampaikan pesan keagamaan sekaligus mengembangkan keberanian, kepercayaan diri, dan keterampilan komunikasi. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembiasaan literasi keislaman agar nilai-nilai agama tidak hanya dipahami, tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Semangat Matsanda Bangkit terus diwujudkan melalui pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan. Harapannya, para siswa semakin terbiasa melihat kekurangan diri sendiri untuk diperbaiki, menjaga lisan ketika berinteraksi, serta tumbuh menjadi pribadi yang rendah hati dan mampu memberikan kebaikan bagi lingkungan sekitarnya.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Awali Hari dengan Keberkahan, MTsN 2 Kota Cirebon Gelar Tadarus Pagi dan Pembacaan Asmaul Husna
Kota Cirebon (Kemenag) - Mengawali aktivitas pembelajaran dengan suasana religius, MTsN 2 Kota Cirebon melaksanakan kegiatan tadarus Al-Qur’an dan pembacaan Asmaul Husna pada Juma
Empat Siswa MTsN 2 Kota Cirebon Ikuti Lomba Musabaqah Hifdzil Quran Semarak Seni Qurani HTQ UIN SSC
Kota Cirebon (Kemenag) - MTsN 2 Kota Cirebon turut berpartisipasi dalam ajang Lomba Musabaqah Hifdzil Quran yang menjadi bagian dari kegiatan Semarak Seni Qurani HTQ Universitas Islam N
Kreatif dan Inovatif, Ekstrakurikuler KIR MTsN 2 Kota Cirebon Berhasil Ciptakan Sabun Colek
Kota Cirebon (Kemenag) - Ekstrakurikuler Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) MTsN 2 Kota Cirebon kembali menunjukkan kreativitas dan inovasinya melalui kegiatan praktik pembuatan sabun colek.
MTsN 2 Kota Cirebon Gelar Rapat GEMA AI, Siapkan Guru Manfaatkan Teknologi Kecerdasan Buatan
Kota Cirebon (Kemenag) - Dalam rangka mendukung penguatan kompetensi digital dan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di lingkungan madrasah, MTsN 2 Kota Cirebon m
Tanamkan Disiplin dan Kepedulian, Heni Trisnawati Ajak Siswa Matsanda Taat Aturan dan Gemar Berbagi
Kota Cirebon - Pentingnya menaati aturan dan membangun kebiasaan baik menjadi pesan utama dalam amanat pembina upacara di MTsN 2 Kota Cirebon. Bertindak sebagai pembina upacara, Heni Tr
Kuliah Jum’at IX-C Matsanda Angkat Isu Insecure: Allah Ciptakan Kamu dalam Versi Terbaik
Kota Cirebon - Perasaan kurang percaya diri atau insecure menjadi tema yang diangkat siswa kelas IX-C dalam kegiatan Kuliah Jumat (Kuljum) MTsN 2 Kota Cirebon, Jumat (30/10/2026). Mengu
Awali Jumat dengan Ibadah, Warga MTsN 2 Kota Cirebon Laksanakan Salat Dhuha Bersama
Kota Cirebon - Suasana religius mengawali aktivitas Jumat pagi di MTsN 2 Kota Cirebon. Seluruh peserta didik bersama guru dan tenaga kependidikan melaksanakan salat Dhuha berjamaah di l
Dari Workshop Jadi Karya, Guru MTsN 2 Kota Cirebon Berhasil Kembangkan LMS Seluruh Mata Pelajaran
Kota Cirebon - Workshop Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang digelar MTsN 2 Kota Cirebon tidak berhenti pada penguatan teori. Guru-guru MTsN 2 Kota Cirebon berhasil menghasilkan karya ny
Perkuat Kurikulum Berbasis Cinta, MTsN 2 Kota Cirebon Bekali Guru Keterampilan AI hingga Pengembangan LMS
Kota Cirebon - MTsN 2 Kota Cirebon menggelar Workshop Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorien
Kepala Kankemenag Kota Cirebon Buka Workshop KBC di MTsN 2 Kota Cirebon, Tekankan Pendidikan yang Memanusiakan Manusia
Kota Cirebon - Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Cirebon, Hj. Riana Anom Sari, hadir sekaligus membuka secara langsung Workshop Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diselenggarakan MT


