Kuliah Jum’at IX-C Matsanda Angkat Isu Insecure: Allah Ciptakan Kamu dalam Versi Terbaik
Kota Cirebon - Perasaan kurang percaya diri atau insecure menjadi tema yang diangkat siswa kelas IX-C dalam kegiatan Kuliah Jumat (Kuljum) MTsN 2 Kota Cirebon, Jumat (30/10/2026). Mengusung tema “Insecure Terus, Padahal Allah Ciptain Kamu The Best Version”, materi disampaikan oleh Aliya Nur Hafizah dan Fadilah di hadapan peserta didik dan warga madrasah.
Tema tersebut dipilih karena dekat dengan kehidupan remaja saat ini, terutama ketika media sosial menjadi bagian dari keseharian mereka. Melalui materi yang disampaikan, peserta Kuljum diajak memahami bahwa apa yang terlihat di media sosial tidak selalu menggambarkan seluruh kehidupan seseorang. Unggahan yang menampilkan kecantikan, ketampanan, keberhasilan, maupun kebahagiaan seseorang tidak seharusnya menjadi satu-satunya standar untuk menilai diri sendiri.
Aliya dan Fadilah mengingatkan bahwa kebiasaan membandingkan diri dengan apa yang terlihat di media sosial dapat membuat seseorang merasa selalu kurang. Padahal, setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Belum menemukan potensi diri bukan berarti seseorang tidak memiliki kelebihan.
“Jangan buru-buru menyimpulkan bahwa kita tidak punya kelebihan hanya karena sampai hari ini kita belum menemukannya. Setiap orang punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jangan meremehkan diri sendiri hanya karena kita tidak memiliki kelebihan yang dimiliki orang lain,” pesan pemateri.
Materi kemudian diperkuat dengan QS. At-Tin ayat 4 yang menerangkan bahwa Allah Swt. telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Ayat tersebut menjadi pengingat agar peserta didik mampu belajar menerima dan menghargai dirinya tanpa harus terus-menerus membandingkan diri dengan orang lain.
Pemateri juga menyoroti bagaimana lingkungan dan media sosial kerap membentuk standar mengenai siapa yang dianggap cantik atau tampan. Standar semacam itu terkadang membuat remaja merasa penampilan dirinya kurang baik karena tidak sama dengan figur yang mereka lihat di layar.
Dalam perspektif Islam, kemuliaan manusia tidak ditentukan oleh penampilan fisik, popularitas, maupun penilaian orang lain. Melalui QS. Al-Hujurat ayat 13, peserta Kuljum diingatkan bahwa yang paling mulia di sisi Allah adalah mereka yang paling bertakwa.
“Jangan membenci diri sendiri hanya karena kita tidak terlihat seperti orang lain. Standar kemuliaan di sisi Allah bukan siapa yang paling cantik, paling ganteng, atau paling populer, tetapi siapa yang paling bertakwa,” tutur pemateri.
Pesan tersebut turut diperkuat melalui kisah Julaibib, sosok sederhana yang tidak memiliki kedudukan menonjol dalam pandangan manusia, namun memiliki kemuliaan di sisi Allah. Kisah tersebut digunakan untuk mengajak peserta didik memahami bahwa nilai seseorang tidak dapat ditentukan hanya dari penampilan, status, maupun bagaimana orang lain memandangnya.
Aliya dan Fadilah juga mengajak peserta Kuljum untuk mengubah cara pandang terhadap kekurangan. Kekurangan bukan sesuatu yang harus terus disesali ataupun menjadi alasan untuk berhenti mencoba. Sebaliknya, kesadaran terhadap kekurangan dapat menjadi titik awal untuk belajar dan memperbaiki diri.
“Jangan jadikan kekurangan sebagai alasan untuk menyerah, tetapi jadikan sebagai alasan untuk bertumbuh. Jangan remehkan diri sendiri hanya karena kita tidak memiliki apa yang dimiliki orang lain,” ungkap keduanya.
Pada bagian akhir materi, pemateri mengajak peserta didik melakukan refleksi sederhana tentang alasan mereka sering merasa kurang percaya diri. Siswa diajak mengenali apakah perasaan tersebut muncul karena terlalu sering membandingkan diri, komentar orang lain, standar lingkungan, media sosial, atau karena belum mampu melihat potensi yang sebenarnya ada dalam dirinya.
Melalui Kuljum kelas IX-C tersebut, peserta didik diajak memahami bahwa menerima diri bukan berarti berhenti memperbaiki diri. Mengenali kekurangan dan kelebihan justru dapat menjadi langkah awal untuk tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik tanpa kehilangan rasa syukur atas apa yang telah Allah Swt. anugerahkan.
Kegiatan Kuljum menjadi salah satu pembiasaan keagamaan di MTsN 2 Kota Cirebon yang sekaligus memberikan ruang kepada peserta didik untuk belajar menyampaikan gagasan di depan umum. Melalui tema-tema yang dekat dengan kehidupan remaja, siswa tidak hanya berlatih keberanian dan kemampuan berbicara, tetapi juga menyampaikan pesan keagamaan yang dapat direfleksikan bersama.
Pesan dari kelas IX-C pagi itu sederhana namun relevan bagi kehidupan remaja: tidak perlu menjadi seperti orang lain untuk menjadi berharga. Setiap peserta didik memiliki proses, potensi, kelebihan, dan kekurangannya masing-masing. Tugas mereka bukan terus membandingkan diri, melainkan terus belajar, bersyukur, dan bertumbuh menjadi versi terbaik dirinya.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Awali Jumat dengan Ibadah, Warga MTsN 2 Kota Cirebon Laksanakan Salat Dhuha Bersama
Kota Cirebon - Suasana religius mengawali aktivitas Jumat pagi di MTsN 2 Kota Cirebon. Seluruh peserta didik bersama guru dan tenaga kependidikan melaksanakan salat Dhuha berjamaah di l
Dari Workshop Jadi Karya, Guru MTsN 2 Kota Cirebon Berhasil Kembangkan LMS Seluruh Mata Pelajaran
Kota Cirebon - Workshop Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang digelar MTsN 2 Kota Cirebon tidak berhenti pada penguatan teori. Guru-guru MTsN 2 Kota Cirebon berhasil menghasilkan karya ny
Perkuat Kurikulum Berbasis Cinta, MTsN 2 Kota Cirebon Bekali Guru Keterampilan AI hingga Pengembangan LMS
Kota Cirebon - MTsN 2 Kota Cirebon menggelar Workshop Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorien
Kepala Kankemenag Kota Cirebon Buka Workshop KBC di MTsN 2 Kota Cirebon, Tekankan Pendidikan yang Memanusiakan Manusia
Kota Cirebon - Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Cirebon, Hj. Riana Anom Sari, hadir sekaligus membuka secara langsung Workshop Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diselenggarakan MT
Tindak Lanjuti Pelatihan Kehumasan, Ekstrakurikuler Jurnalistik dan Multimedia Matsanda Gelar Latihan Editing Video CapCut
Kota Cirebon - Ekstrakurikuler Jurnalistik dan Multimedia MTsN 2 Kota Cirebon kembali mengasah keterampilan anggotanya melalui latihan editing video menggunakan aplikasi CapCut di ruang
Jaga Kesehatan Peserta Didik, MTsN 2 Kota Cirebon Bersama Puskesmas Kalijaga Permai Gelar Penjaringan Kesehatan
Kota Cirebon - MTsN 2 Kota Cirebon bekerja sama dengan Puskesmas Kalijaga Permai melaksanakan kegiatan Penjaringan Kesehatan Anak Sekolah, Senin (26/10/2026). Kegiatan tersebut merupaka
Semangat Sumpah Pemuda, Leny Awaliyah Ajak Siswa Matsanda Belajar dari Masa Muda Muhammad Al-Fatih
Kota Cirebon - Momentum bulan Oktober yang lekat dengan semangat Sumpah Pemuda menjadi pesan utama dalam pelaksanaan upacara bendera di MTsN 2 Kota Cirebon. Bertindak sebagai pembina up
Jumat Sehat, MTsN 2 Kota Cirebon Gelar Senam Anak Indonesia Hebat dan Goyang Nasi Padang
Kota Cirebon - Suasana Jumat pagi di MTsN 2 Kota Cirebon tampak penuh semangat. Seluruh siswa bersama guru dan tenaga kependidikan mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat yang digelar di l
Semarak Hari Santri 2026, MTsN 2 Kota Cirebon Gelar Lomba Kaligrafi Surah Al-Kautsar
Kota Cirebon - Semarak peringatan Hari Santri Tahun 2026 di MTsN 2 Kota Cirebon tidak hanya diisi dengan pelaksanaan upacara, tetapi juga diramaikan melalui kegiatan yang memadukan nila
Semarak Hari Santri 2026, MTsN 2 Kota Cirebon Gelar Lomba Ranking 1 Keislaman
Kota Cirebon – Semarak peringatan Hari Santri Tahun 2026 di MTsN 2 Kota Cirebon semakin meriah dengan digelarnya Lomba Ranking 1 Spesial Keislaman. Kegiatan yang diikuti seluruh s


