Kreatif dan Inovatif, Ekstrakurikuler KIR MTsN 2 Kota Cirebon Berhasil Ciptakan Sabun Colek
Kota Cirebon (Kemenag) - Ekstrakurikuler Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) MTsN 2 Kota Cirebon kembali menunjukkan kreativitas dan inovasinya melalui kegiatan praktik pembuatan sabun colek. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran berbasis praktik yang mengajak peserta didik mengenal proses pembuatan produk kebutuhan sehari-hari dengan menerapkan pengetahuan sains secara sederhana.
Di bawah bimbingan Pembina KIR, Laras Sari Wijiastuti, S.Pd., para peserta didik mempelajari bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan sabun colek, fungsi masing-masing bahan, serta proses pencampurannya hingga menghasilkan adonan berbentuk pasta yang kental. Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada hasil produk, tetapi juga memberikan pengalaman belajar tentang penerapan konsep kimia dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam praktik tersebut, bahan utama yang digunakan meliputi Texapon sebagai surfaktan utama yang berperan menghasilkan busa dan membantu mengangkat kotoran, serta LABS/ABS sebagai surfaktan pendukung yang memiliki kemampuan membersihkan, khususnya dalam membantu mengangkat kotoran berminyak atau lemak. Selain itu, digunakan soda abu atau sodium carbonate yang berfungsi sebagai bahan pembangun daya bersih (builder) untuk membantu meningkatkan efektivitas pembersihan.
Air bersih digunakan sebagai pelarut untuk membantu menyatukan bahan-bahan tersebut. Sementara itu, parfum dan pewarna ditambahkan untuk memberikan aroma serta tampilan produk yang lebih menarik. Setiap bahan memiliki fungsi tersendiri sehingga proses pencampuran perlu dilakukan dengan memperhatikan karakteristik dan takaran masing-masing komponen.
Dari sisi sains, peserta didik juga diperkenalkan pada proses pencampuran dua jenis surfaktan, yaitu Texapon dan LABS/ABS. Ketika keduanya diaduk, terjadi proses pencampuran fisik yang menghasilkan adonan dengan tampilan lebih keruh atau memutih kecokelatan. Perubahan tampilan tersebut dapat dipengaruhi oleh karakteristik bahan dan udara yang terperangkap selama proses pengadukan.
Tahap berikutnya adalah proses pembentukan kekentalan atau viscosity building. Penambahan soda abu dan air secara bertahap membantu membentuk konsistensi adonan hingga menjadi pasta atau krim yang lebih kental dan menyatu. Melalui proses ini, peserta didik dapat mengamati bagaimana komposisi bahan, interaksi surfaktan dengan air, serta teknik pengadukan berpengaruh terhadap karakteristik akhir produk.
Pembina KIR MTsN 2 Kota Cirebon, Laras Sari Wijiastuti, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan sarana untuk mengembangkan rasa ingin tahu, kreativitas, dan keterampilan berpikir ilmiah peserta didik.
“Melalui praktik pembuatan sabun colek ini, kami ingin menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan tidak hanya dipelajari melalui teori di dalam kelas, tetapi juga dapat diterapkan untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Anak-anak belajar mengenal bahan, memahami fungsinya, mengamati proses, dan bekerja sama hingga menghasilkan sebuah produk. Harapannya, pengalaman ini dapat menumbuhkan keberanian mereka untuk bereksperimen, berinovasi, dan terus mengembangkan potensi diri,” ungkapnya.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat peran ekstrakurikuler KIR sebagai ruang pengembangan minat dan bakat peserta didik dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Melalui pembelajaran berbasis proyek sederhana, peserta didik dilatih untuk mengembangkan keterampilan observasi, ketelitian, pemecahan masalah, kerja sama, serta kemampuan menghubungkan teori dengan praktik.
Keberhasilan menghasilkan sabun colek menjadi pengalaman berharga bagi anggota KIR MTsN 2 Kota Cirebon. Lebih dari sekadar menghasilkan produk, kegiatan ini mengajarkan bahwa ide dan pengetahuan dapat dikembangkan menjadi karya nyata melalui proses belajar, ketekunan, dan kolaborasi.
MTsN 2 Kota Cirebon terus mendorong kegiatan ekstrakurikuler yang memberikan pengalaman belajar bermakna bagi peserta didik. Sejalan dengan semangat Matsanda Bangkit, kreativitas dan inovasi diharapkan tumbuh menjadi budaya madrasah yang melahirkan generasi berpengetahuan, terampil, mandiri, dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Empat Siswa MTsN 2 Kota Cirebon Ikuti Lomba Muhasabah Hifdzil Quran Semarak Seni Qurani HTQ UIN SSC
Kota Cirebon (Kemenag) - MTsN 2 Kota Cirebon turut berpartisipasi dalam ajang Lomba Muhasabah Hifdzil Quran yang menjadi bagian dari kegiatan Semarak Seni Qurani HTQ Universitas Islam N
MTsN 2 Kota Cirebon Gelar Rapat GEMA AI, Siapkan Guru Manfaatkan Teknologi Kecerdasan Buatan
Kota Cirebon (Kemenag) - Dalam rangka mendukung penguatan kompetensi digital dan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di lingkungan madrasah, MTsN 2 Kota Cirebon m
Tanamkan Disiplin dan Kepedulian, Heni Trisnawati Ajak Siswa Matsanda Taat Aturan dan Gemar Berbagi
Kota Cirebon - Pentingnya menaati aturan dan membangun kebiasaan baik menjadi pesan utama dalam amanat pembina upacara di MTsN 2 Kota Cirebon. Bertindak sebagai pembina upacara, Heni Tr
Kuliah Jum’at IX-C Matsanda Angkat Isu Insecure: Allah Ciptakan Kamu dalam Versi Terbaik
Kota Cirebon - Perasaan kurang percaya diri atau insecure menjadi tema yang diangkat siswa kelas IX-C dalam kegiatan Kuliah Jumat (Kuljum) MTsN 2 Kota Cirebon, Jumat (30/10/2026). Mengu
Awali Jumat dengan Ibadah, Warga MTsN 2 Kota Cirebon Laksanakan Salat Dhuha Bersama
Kota Cirebon - Suasana religius mengawali aktivitas Jumat pagi di MTsN 2 Kota Cirebon. Seluruh peserta didik bersama guru dan tenaga kependidikan melaksanakan salat Dhuha berjamaah di l
Dari Workshop Jadi Karya, Guru MTsN 2 Kota Cirebon Berhasil Kembangkan LMS Seluruh Mata Pelajaran
Kota Cirebon - Workshop Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang digelar MTsN 2 Kota Cirebon tidak berhenti pada penguatan teori. Guru-guru MTsN 2 Kota Cirebon berhasil menghasilkan karya ny
Perkuat Kurikulum Berbasis Cinta, MTsN 2 Kota Cirebon Bekali Guru Keterampilan AI hingga Pengembangan LMS
Kota Cirebon - MTsN 2 Kota Cirebon menggelar Workshop Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorien
Kepala Kankemenag Kota Cirebon Buka Workshop KBC di MTsN 2 Kota Cirebon, Tekankan Pendidikan yang Memanusiakan Manusia
Kota Cirebon - Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Cirebon, Hj. Riana Anom Sari, hadir sekaligus membuka secara langsung Workshop Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diselenggarakan MT
Tindak Lanjuti Pelatihan Kehumasan, Ekstrakurikuler Jurnalistik dan Multimedia Matsanda Gelar Latihan Editing Video CapCut
Kota Cirebon - Ekstrakurikuler Jurnalistik dan Multimedia MTsN 2 Kota Cirebon kembali mengasah keterampilan anggotanya melalui latihan editing video menggunakan aplikasi CapCut di ruang
Jaga Kesehatan Peserta Didik, MTsN 2 Kota Cirebon Bersama Puskesmas Kalijaga Permai Gelar Penjaringan Kesehatan
Kota Cirebon - MTsN 2 Kota Cirebon bekerja sama dengan Puskesmas Kalijaga Permai melaksanakan kegiatan Penjaringan Kesehatan Anak Sekolah, Senin (26/10/2026). Kegiatan tersebut merupaka


