• MTS NEGERI 2 KOTA CIREBON
  • Matsanda - SATRIA BISA!
    (Santun-Arif-Tertib-Relijius-Inovatif-Aktif-Bijaksana)

Semangat Sumpah Pemuda, Leny Awaliyah Ajak Siswa Matsanda Belajar dari Masa Muda Muhammad Al-Fatih

Kota Cirebon - Momentum bulan Oktober yang lekat dengan semangat Sumpah Pemuda menjadi pesan utama dalam pelaksanaan upacara bendera di MTsN 2 Kota Cirebon. Bertindak sebagai pembina upacara, Leny Awaliyah, S.Hum., Wali Kelas VIII-C, mengajak peserta didik memaknai masa muda sebagai waktu terbaik untuk belajar, membangun karakter, serta mempersiapkan diri menghadapi masa depan.

Dalam amanatnya, Leny mengingatkan bahwa Sumpah Pemuda merupakan salah satu peristiwa penting dalam perjalanan bangsa Indonesia yang menunjukkan besarnya peran generasi muda. Semangat tersebut kemudian ia kaitkan dengan sosok pemuda dalam sejarah Islam, Muhammad Al-Fatih, Sultan Kesultanan Utsmaniyah yang dikenal berhasil menaklukkan Konstantinopel pada 1453 ketika usianya masih sekitar 21 tahun.

Menurut Leny, hal penting yang dapat dipelajari peserta didik bukan semata-mata besarnya pencapaian Muhammad Al-Fatih, melainkan proses panjang yang mempersiapkannya untuk memikul tanggung jawab besar pada usia muda. Muhammad Al-Fatih membekali dirinya dengan berbagai ilmu, mulai dari agama, bahasa, strategi, hingga kepemimpinan.

“Yang menarik bukan hanya hasil yang dicapainya, tetapi bagaimana ia mempersiapkan dirinya. Sebelum mendapatkan kepercayaan yang besar, Muhammad Al-Fatih telah mempersiapkan dirinya dengan ilmu,” tutur Leny di hadapan peserta upacara.

Ia menegaskan bahwa usia muda bukan alasan untuk menunda kesungguhan. Justru pada masa inilah peserta didik memiliki kesempatan besar untuk membangun fondasi dirinya. Mereka mungkin belum memiliki pekerjaan atau tanggung jawab besar sebagaimana orang dewasa, tetapi kebiasaan yang dilakukan saat ini akan ikut menentukan seperti apa diri mereka pada masa mendatang.

“Jangan mengatakan, ‘Saya masih muda, jadi belum perlu serius.’ Justru masa muda adalah waktu yang sangat baik untuk belajar dan mempersiapkan diri. Kalian sedang berada pada masa untuk membangun diri, membentuk kebiasaan baik, belajar bertanggung jawab, mengendalikan diri, dan mulai mengenali apa yang ingin kalian capai di masa depan,” pesannya.

Persiapan menuju masa depan, lanjutnya, tidak selalu dimulai dengan sesuatu yang besar. Bagi seorang pelajar, proses tersebut dapat dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten, seperti datang tepat waktu, mengerjakan tugas, membaca dan belajar, menjaga pergaulan, menghormati orang tua dan guru, menjaga ucapan, serta berani bertanggung jawab atas setiap pilihan.

Leny mengingatkan bahwa keberhasilan tidak hadir secara instan. Cita-cita besar membutuhkan proses yang dibangun sedikit demi sedikit melalui kedisiplinan dan kesungguhan. Karena itu, peserta didik diajak tidak meremehkan kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari.

“Masa depan tidak dibangun dalam satu hari. Ia dibangun dari kebiasaan kecil yang kalian lakukan setiap hari,” tegasnya.

Lebih lanjut, Leny tidak meminta peserta didik untuk menjadi seperti Muhammad Al-Fatih ataupun harus menghasilkan pencapaian luar biasa pada usia muda. Keteladanan yang perlu diambil adalah semangat dalam mempersiapkan diri dan keberanian memiliki tujuan hidup.

“Kalian tidak harus menjadi Muhammad Al-Fatih. Kalian juga tidak harus melakukan sesuatu yang luar biasa di usia muda. Tetapi ambillah semangatnya: miliki cita-cita, bekali diri dengan ilmu, disiplin dalam proses, berani menghadapi kesulitan, dan yang paling penting, gunakan kemampuan kalian untuk sesuatu yang bermanfaat,” ungkapnya.

Pesan tersebut menjadi relevan dengan semangat Sumpah Pemuda. Generasi muda pada setiap zaman memiliki tantangan yang berbeda. Jika pemuda pada masa perjuangan mengambil peran dalam membangun persatuan dan memperjuangkan bangsa, maka pelajar hari ini dapat meneruskan semangat tersebut melalui kesungguhan menuntut ilmu, menjaga persatuan, membangun karakter, serta mempersiapkan kemampuan untuk menghadapi tantangan zamannya.

Menutup amanatnya, Leny kembali mengingatkan peserta didik agar tidak membiarkan masa muda berlalu tanpa proses pengembangan diri. “Masa muda bukan sekadar masa untuk bersenang-senang. Masa muda adalah masa untuk mempersiapkan diri,” ujarnya.

Ia pun mendoakan seluruh peserta didik MTsN 2 Kota Cirebon agar tumbuh menjadi generasi muda yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan, karakter, keberanian, dan kepedulian. “Semoga Allah SWT. menjadikan kalian generasi muda yang berilmu, berakhlak, berani bermimpi, kuat menghadapi kesulitan, dan mampu memberikan manfaat bagi keluarga, agama, dan bangsa,” pungkas Leny.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Jaga Kesehatan Peserta Didik, MTsN 2 Kota Cirebon Bersama Puskesmas Kalijaga Permai Gelar Penjaringan Kesehatan

Kota Cirebon - MTsN 2 Kota Cirebon bekerja sama dengan Puskesmas Kalijaga Permai melaksanakan kegiatan Penjaringan Kesehatan Anak Sekolah, Senin (26/10/2026). Kegiatan tersebut merupaka

27/10/2026 13:35 - Oleh Administrator - Dilihat 8 kali
Jumat Sehat, MTsN 2 Kota Cirebon Gelar Senam Anak Indonesia Hebat dan Goyang Nasi Padang

Kota Cirebon - Suasana Jumat pagi di MTsN 2 Kota Cirebon tampak penuh semangat. Seluruh siswa bersama guru dan tenaga kependidikan mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat yang digelar di l

23/10/2026 10:28 - Oleh Administrator - Dilihat 105 kali
Semarak Hari Santri 2026, MTsN 2 Kota Cirebon Gelar Lomba Kaligrafi Surah Al-Kautsar

Kota Cirebon - Semarak peringatan Hari Santri Tahun 2026 di MTsN 2 Kota Cirebon tidak hanya diisi dengan pelaksanaan upacara, tetapi juga diramaikan melalui kegiatan yang memadukan nila

23/10/2026 10:27 - Oleh Administrator - Dilihat 77 kali
Semarak Hari Santri 2026, MTsN 2 Kota Cirebon Gelar Lomba Ranking 1 Keislaman

Kota Cirebon – Semarak peringatan Hari Santri Tahun 2026 di MTsN 2 Kota Cirebon semakin meriah dengan digelarnya Lomba Ranking 1 Spesial Keislaman. Kegiatan yang diikuti seluruh s

23/10/2026 10:26 - Oleh Administrator - Dilihat 100 kali
MTsN 2 Kota Cirebon Gelar Upacara Hari Santri 2026, Teguhkan Semangat Cinta Tanah Air

Kota Cirebon - MTsN 2 Kota Cirebon menggelar Upacara Peringatan Hari Santri Tahun 2026 di lapangan madrasah, Kamis (22/10/2026). Upacara diikuti oleh seluruh siswa bersama guru dan tena

23/10/2026 10:25 - Oleh Administrator - Dilihat 96 kali
20 ASN MTsN 2 Kota Cirebon Ikuti Upacara Hari Santri Tingkat Provinsi Jawa Barat di Indramayu

Kota Cirebon - Sebanyak 20 Aparatur Sipil Negara (ASN) MTsN 2 Kota Cirebon, termasuk Kepala Madrasah Dedi Supriadi, M.Pd., mengikuti Upacara Peringatan Hari Santri Tahun 2026 Tingkat Pr

23/10/2026 10:24 - Oleh Administrator - Dilihat 63 kali
BPKP Kunjungi MTsN 2 Kota Cirebon, Evaluasi Pemerataan Pendidikan Madrasah

KOTA CIREBON (Humas MTsN 2 Kota Cirebon) — MTsN 2 Kota Cirebon menerima kunjungan tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) pada Rabu, 21 Oktober 2026. Kunjungan terseb

23/10/2026 10:23 - Oleh Administrator - Dilihat 78 kali
KIR MTsN 2 Kota Cirebon Kunjungi KRI Dewaruci, Belajar Sejarah Maritim Sekaligus Kenalkan Matsanda kepada Masyarakat

Kota Cirebon - Anggota Ekstrakurikuler Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) MTsN 2 Kota Cirebon melaksanakan kunjungan wisata edukatif ke KRI Dewaruci yang tengah bersandar di Pelabuhan Cirebon

20/10/2026 09:42 - Oleh Administrator - Dilihat 94 kali
Dua Kunci Sukses dalam Amanat Upacara, Muhammad Alfaozi Ajak Siswa Hormati Guru dan Orang Tua

Kota Cirebon - Upacara bendera di MTsN 2 Kota Cirebon kembali menjadi ruang pembinaan karakter bagi peserta didik. Bertindak sebagai pembina upacara, Muhammad Alfaozi, S.Pd., Wali Kelas

20/10/2026 09:42 - Oleh Administrator - Dilihat 73 kali
Kuliah Jum’at Ajak Siswa MTsN 2 Kota Cirebon Menjaga Kejujuran dalam Kehidupan

Kota Cirebon - Rangkaian pembiasaan Jumat pagi di MTsN 2 Kota Cirebon kembali dilanjutkan dengan kegiatan Kuliah Jumat (Kuljum). Pada Jumat (16/10/2026), giliran kelas IX-D menyampaikan

16/10/2026 10:39 - Oleh Administrator - Dilihat 90 kali